Posts

Showing posts with the label Kotemporer

"Selamat Natal" dari Muslim Kok Dilarang???

Image
Apa yang ada dalam benak anda sebagai orang Islam bila ada seorang saudara kita sesama muslim, atau bahkan seorang tokoh dalam komunitas masyarakat Islam ikut merayakan natal pada tanggal 25 Desember di gereja? Sebagian dari kita ada yang memahami atau memaknai fenomena itu sebagai solidaritas untuk kerukunan umat beragama. Artinya, sampai pada batasan tertentu umat Islam boleh berinteraksi dengan umat Kristiani, apalagi perayaan natal adalah perayaan kelahiran Yesus Kristus, yang notabene dalam Islam adalah Isa Al Masih, yang diyakini termasuk salah seorang Nabi. Jika kemudian saudara kita sesama umat Islam ikut merayakan Natal, tentunya tidak apa-apa. Bukankah kita juga harus selalu m ensuri tauladani peri hidup para Nabi dan Rasul. Tetapi ada pemahaman lain, diluar kerangka doktrin yang sudah tertanam selama berabad-abad, bahwa  k elahiran Yesus Kristus tanggal 25 Desember, ternyata sama sekali tidak didukung oleh data yang otentik. Bibel sebagai kitab suci u...

Guys, hati-hati dengan Syiah

Image
Oleh : Burhan Shadiq ( Arrahmah.com ) – Polemik soal syiah menyeruak lagi. Kali ini menyoal seorang tokoh yang memang sudah lama terindikasi syiah. Tapi karena sang tokoh nampak humanis dan sangat humble, maka ke-syiah-annya menjadi diterima. “Dia syiah, tapi dia baik sama saya.” Kalimat ini akan menjadi sihir yang luar biasa, kalau diucapkan seorang selebriti islami. Memang bicara syiah hari ini di negeri ini sangat dilema. Satu sisi umat harus tahu bahaya syiah. Tapi di sisi lain banyak pula Sunni yang membela syiah. Di satu sisi, banyak akademisi sudah mencoba membongkar ancaman syiah. Tapi di sisi lain, banyak Sunni yang hidup di ketiak tokoh syiah. Sehingga indikator ummat menjadi susah. Dia syiah, bahaya. Tapi di sisi lain banyak tokoh Sunni mengagumi mereka. Sebenarnya sederhana. Kita hanya butuh furqon . Alat pembeda yang tegas. Jika seseorang syiah, berarti kita harus menyikapi tegas. Akan menjadi dilema, jika orang Sunni sudah mul...