Posts

Showing posts with the label Buletin Asy-Syabab

Pemenang Quiz Buletin Asy-Syabab pada Edisi 11

Image
Setelah menerima beberapa kiriman jawaban dari peserta quiz Buletin Asy-Syabab untuk kemudian ditelaah dan diberi penilaian, maka kami selaku tim HUMAS memutuskan 2 jawaban terbaik yang kami terima di email kami - www.scmm_mipa@yahoo.com - dengan berbagai pertimbangan. Adapun 2 jawaban terbaik yang diputuskan yakni: Jawaban terbaik I Nama                                   : Dewi Kartika Program studi/ Jurusan          : Pendidikan IPA ICP Jawaban terbaik II Nama                                   : Rosmitha Nanang Program studi/ Jurusan          : Pend. Matematika/ Matematika  Untuk penga...

Tidak Sekedar “Pulang Kampung” (Buletin Asy-Syabab Edisi 11)

Image
Oleh: Rustam Hafid (Mahasiswa Jurusan Fisika Ak. 2012) Pedati sang waktu terus bergulir dan sampailah pada penghujungnya. Tak terasa musim libur semester kembali menyapa, yang oleh para mahasiswa rantau, momen ini adalah momen yang bisa mengembalikan kerinduan yang terpendam terhadap kampung halaman. Walaupun hanya beberapa pekan, namun tradisi mudik ini tak dibiarkan dilewatkan begitu saja oleh para perantau tersebut, mulai dengan menjadikannya ajang refreshing setelah lelah bermain dengan laporan praktikum, dan lain sebagainya. Sebagai seorang muslim, tentunya momen ini tetap harus bernilai ibadah, karena sesungguhnya sesuatu apapun yang menyinggung masalah waktu, maka banyak tuntunan syariat yang harus diperhatikan. Sebagaimana difirmankan oleh Allah subhana wa ta’ala: “Demi massa. Sesungguhnya manusia itu benar – banar berada dalam kerugian. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menase...

Kisah di Balik 00.00 (Buletin Asy-Syabab Edisi 9)

Image
Kisah Di Balik 00.00 Oleh: Zulkifli Tri Darmawan (Mahasiswa Fisika '13, Anggota Dept. Kaderisasi SCMM)        “31 Desember 2014, 19:35 WIB dalam sebuah tayangan di salah satu stasiun televis i swasta bertajuk informasi seputar pernak-pernik kemeriahan pesta tahun baru 2014 di Dubai, Uni Emirat Arab. Sekilas, berita itu menyuguhkan sebuah lokasi di salah satu negara teluk arabian yang bernama Dubai yang mana pada salah satu sisi kotanya terlihat sebuah gedung pencakar tinggi yang dinamakan Burj Khalifa dengan ketinggian ± 829,8 meter. Gedung ini dibangun pada tanggal 6 Januari 2004 dan selesai pada tanggal 1 Oktober 2009 yang menghabiskan dana sebesar US$ 1,5 mil l iar dan dibuka secara resmi pada tanggal 4 Januari 2010. Gedung yang menjadi landmark Dubai ini disebut akan menjadi salah satu pengisi kemeriahan malam tahun baru di sana. Pesta kembang api akan memancar dari gedung pencakar langit tersebut. Bagaimana pesta kembang api Burj Khal...

Renungan Kehidupan (Buletin Asy-Syabab Edisi 8)

Image
Renungan Kehidupan Oleh: Abu Abdillah S Bismillah washsholatu wassalam ‘alla Rosulillah , Saudaraku yang saya cintai karna Alloh. Izinkan saya menulis risalah yang pendek ini sebagai bukti cintaku kepadamu wahai saudaraku, Rosululloh sho l lallohi alaihi wasallam bersabda dalam hadits yang diriwayatkan oleh sahabat Anas bin Malik  ‘Tidak beriman salah seorang dari kalian hingga mencintai (kebaikan) untuk saudaranya seperti dia mencintai untuk dirinya ”. (muttafaq ‘alaih). Hadits ini menjelaskan, hendaknya seorang muslim mencintai untuk saudaranya, apa yang dia cintai untuk dirinya, serta membenci untuk saudaranya, apa yang dia benci untuk dirinya. Kar e na orang yang mencintai niscaya dia tidak akan rela melihat orang yang dicintainya jatuh kedalam kemaksiatan. Engkau adalah saudaraku, yang Alloh Subhana Wa Ta’ala telah persaudarakan kita diatas agama Islam yang haq ini. Agama yang dibawa oleh Nabiyullah Muhammad shollal l ohu ‘alaihi wassalam untuk menjadi rahmat ba...

1400 Tahun yang Lalu, Fakta Ilmiah Ini Terungkap Di Abad Ke-21 (Buletin Asy-Syabab Ed. 7)

Image
     Oleh: Zulkifli Tri Darmawan (Fisika 2013, Anggota Dept. Kaderisasi SCMM BEM FMIPA UNM)         Akidah yang murni, merupakan salah satu sebab seseorang mendapatkan surga dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Seseorang yang menjadikan Allah sebagai satu-satunya tumpuan atas segala hidup dan matinya akan merasakan nikmatnya iman. Sebut saja Bilal bin Rabah. Salah seorang budak milik Umayyah bin Khalaf ini rela disiksa demi mejaga tauhid yang sudah melekat di hatinya. Dengan demikian, penderitaan serta maut yang sudah di depan mata beliau tidak menjadikannya surut dan mau kembali ke ajaran nenek moyangnya dulu. Inilah iman yang mampu membuat sebuah penderitaan menjadi sebuah kebahagiaan dikala seseorang tersebut mampu ikhlas menapatinya.       Berbicara mengenai perjuangan dalam membela iman, terjadi pula pada sekelompok pemuda yang kita kenal sekarang dengan nama pemuda kahfi. Mereka adalah sekelompok pemuda yang re...